menanti senja

cuma tentang sepotong senja yang dititipkan pada saat senja mulai menepi, cuma tentang cerita biasa dalam hidup yang biasa, tentang rasa yang biasa dan tentang asa yang juga biasa dalam jalinan takdir biasa manusia...

Wednesday, December 20, 2006

Beri Aku Rasa Itu....

Aku menarikan lagu sepi
waktu kau masih menyambangi angin lalu
Lalu, senja itu menitikan rindu dari kaki langit
:Ada pesan rindu untukmu..
yang mengulik kisi-kisi hati yang katamu membeku

:Beri aku cemburu itu...
agar aku jadi manusia lagi
:Beri aku rasa sakit merindumu
agar aku tahu aku masih berjiwa...

Lalu semua rindu dan bilik hati ini
akan kupersembahkan untukmu
agar kau bisa menjadi ratu dalam bilik ruang rinduku...


F Dye, would you bring me to your life..?
PKU with Luv on Mei 2006

Remains of snow

Photobucket - Video and Image Hosting

Tuesday, December 19, 2006

Sekeranjang Kata Tak Selesai

Aku ternatuk rindu lalu
membiusku dalam jalinan kata yang tak selesai
Lalu kau datang
Bawa setumpuk kata yang belum terangkai

:Maukah menjalinkan kata untukku?
Aku bosan merangkai sendiri, kalimatnya tak pernah selesai
:Kalau kau mau...
biar kubawakan sekeranjang kata lainnya...

Kau selalu datang dengan mata dan senyummu itu
membuatku tak bisa menolak lagi...
Bawalah sekeranjang yang lainnya
tapi tanpa cerita lalu yang memburamkanmu
kalau kau setuju..
biar kujalinkan kata itu untukmu

Hingga menjadi mimpi indah
yang damaikan tidurmu dan aku
yang lepaskan penatmu dan aku
Maukah kamu...?

Monday, December 18, 2006

Sun Shine in Australia

Photobucket - Video and Image Hosting

''Just Looked at the sun, so beautiful...''

Thursday, December 14, 2006

Setujukah Kamu...?

Membaca hatimu lewat cerminan goresanmu
Kadang tinggi...kadang rendah...
seperti awan yang terus bergerak mengikuti angin

Kadang kulihat pantulanmu begitu jelas
menasbihkan satu demi satu nada tentang hidup
Kadang kau memburam membiarkan cermin hatimu
terselebung embun yang semakin lama membekukanmu...

Ini hanya dialektika penawaran katamu
Kemana pun aku berhembus mengikuti angin
Aku tetap akan kembali menyusupkan penatku
diantara teduh jiwamu yang damaikan resahku.....

Karena itu....
Aku perlu belajar mengeja hatimu
satu demi satu..
hingga aku mampu menjadikannya kalimat
untuk pengantar tidur dan peneman mimpi...

Karena aku tidak bisa belajar mengejamu
kalau tak kau biarkan aku menyusun satu demi satu kata-katamu..
Setujukah kamu...?

Wednesday, December 13, 2006

Menerka Hatimu

Mengintipmu dalam kelam malam lalu
Masihkah mimpi lalu membuaimu
Menghangatkan risau hatimu
yang katamu kerap mendera tidurmu

Ataukah mimpi baru sudah melafalkan syair baru?
Membangunkan asa baru sebagai titisan bidadari baru
ataukah menggurat bait nada syair yang biru?

Ntah...
aku tak mau menerka hatimu
karena aku hanya tau kau
telah melafalkan ikrar setiamu
mematrikan asa pada satu mimpi kita...

Sunday, December 10, 2006

Wanita Terindah

''Suatu Ketika dulu aku pernah dihanyut asmara
Tapi tak pernah kutenggelam,
karena kekuatan cintamu menjadi perahu dan dayungku
hanya engakulah yang mampumelenyapkan ragu menjadi tahu
memupuskan kelu menjadi deru
Hanya engkaulah yang bisa menggantikan tawar menjadi rasa
menghadirkan tiada menjadi ada
Hanya engkaulah wanita terindah dalam hidupku....''
(Andre Aksana on Lelaki Terindah)

Sent by Dye on 10 Desember 2006, at 22:24:08