menanti senja

cuma tentang sepotong senja yang dititipkan pada saat senja mulai menepi, cuma tentang cerita biasa dalam hidup yang biasa, tentang rasa yang biasa dan tentang asa yang juga biasa dalam jalinan takdir biasa manusia...

Tuesday, June 27, 2006

Aku Eja Hatimu...

Merayapi waktu...
inginkah berpaling..?
Jangan jengah dengan rinduku..
Biarkan menelusupi hatimu,
mematrikan asa dalam kisi hatimu yang hampir beku...

Biar aku eja satu-satu
dan biarkan jadi bingkai dalam hatimu....
genggam bait janji demi satu asa dan mimpi..
aku selalu ingin jadi kata dalam bait puisimu,
Itu saja....

tail in a sunset

Photobucket - Video and Image Hosting

Cuma Pengandaian....

Andai aku dapat menelaah sel-sel di dalam tubuhku
sendiri, Pergerakan para sel anomali pun dapat
kuhentikan sejak dini
Tapi tidak... semua telah terlambat...
Mereka saling meracuni satu sama lain, membuatku cacat

Andai aku membutakan semua sejak awal,
Seharusnya aku tidak perlu merasa kesal
Namun kegilaanmu merombakku secara perlahan
Membuat dirimu menjadi takdir yang membutakan

Andai kukoyak diriku atas
perilaku yang sungguh waras,
Tubuhku seharusnya mati rasa dengan saraf yang terlepas
Keinginan bawah sadarkulah yang kini menyiksaku
Hatiku mulai membujuk raga agar terus membeku

Andai aku tahu semua ini akan terjadi,
Aku akan tetap bernaung di dalam pondok kecilku
Menikmati hari-hari yang kusiasati,
Menjemukan hariku sembari menatap awan yang berlalu

Andai semua ini tidak kusesali,
Aku akan tetap menjadi si kecil mungil
Di dalam dunia yang terbatasi dengan tali,
Aku menikmati semua yang kerdil

Andai aku menolak perubahan demi perubahan,
Aku akan mati sebagai bunga yang layu sebelum berkembang
Tetapi tidak sepenuhnya aku menolak,
Karena tidak sepenuhnya pula aku bijak

Di antara temaram yang menawan
dan terang yang bergirang
Aku merasa lebih baik terjerumus di dalam jurang
Karena memilih berarti berjalan,
Berjalan berarti masa depan,
Dan masa depan membayangiku dengan ketakutan

Andai aku memiliki kekuatan yang lebih,
Sepertinya aku akan berjalan tanpa menoleh lagi
Sepertinya aku akan membebaskan ego yang berdalih
Sepertinya.... aku akan percaya bahwa selalu ada
"sesuatu" yang menanti...

Andai kau tahu... kisahku hanyalah pengandaian...
Kisahku hanyalah gejala pikiran yang dirundung kerisauan...

dye on Sun, 25 Jun 2006 03:43:35

Seharusnya.....

Ahhh seharusnya....aku bertemu denganmu sekali lagi,
entah darimana datangnya perasaan bahagia
yang entah juga berapa lama
tidak pernah lagi aku temui

tatapanmu masih sama
seperti dulu, lembut namun menyimpan semangat
dan keberanian untuk hidup,
itu kenapa aku selalu rindu tatapanmu
memelukku erat dengan tangan yang menggenggam sejuta
mimpi bagi pemiliknya masih sama,
mungkin saat ini aku manusia paling beruntung,
karena aku dengan cepat bisa
menemukanmu kembali

nafasmu pun masih mengalir dengan udara yang sama
pengorbanan bagi cita dan ceritamu...
aku mengagumimu, teruslah ada disini mendekapku dengan hangatmu,
menatapku dengan tatapan yang sulit aku cari makna
sebenarnya aku cuma bisa tau
kau menyuruhku untuk tetap tersenyum
saat aku memilih, menjalani pilihanku,
satu yang kau mau aku bertemu dengan semangatku.....

dye on Tue, 27 Jun 2006 03:22:27

Tuesday, June 20, 2006

Kukatakan Padamu...

Masih sulit kau memahami bibir
yang bicara dan berubahnya roman muka
Pandang mataku saat bicara lihat
pipiku akan kau lihat ribuan jejakmu
jika enggan untuk bicara diam
akan katakan lebih dari maksudnya

Tentu kau tahu api sulit padam jika membara
Besarnya ombak tergantung dari angin yang mendera

Sulit memahami manusia
Mengungkap kesedihan dengan tangis
Mengungkap kebahagiaan dengan tawa
Tetapi keduanya meneteskan air mata

Kau tahu, ku tak ingin kau mengalami:
Mengawali hidup dengan rasa sakit,
menjalani hidup dengan rasa sakit,
dan mengakhiri hidup dengan rasa sakit
Mengawali cinta dengan harapan,
menjalani cinta dengan kekhawatiran,
dan mengakhiri cinta dengan kekecewaan

Jika awal cinta itu indah
mengapa tidak pada awal dan akhir ceritanya
kesedihan didalamnya pun
indah jika benar-benar mencinta
Karena tiap manusia hanya mencintai dirinya

Tak perlu merasa terancam
Aku tidak sedang menodongkan cinta
Aku hanya bercermin padamu
Aku tak ingin hidup dalam manisnya dusta

Apa engkau takut pada kata-kata
yang terganti tajamnya goresan pena
Ataukah pada tajamnya
kata-kata kebenaran dan kejujuran?

Jangan mengiba seperti tanah gersang memandang langit
Jangan takut tajamnya pena tak mengiris urat nadi

Yang jauh dari cinta membeku seperti salju
dan yang terlalu dekat
dengan cinta akan menangis seperti awan
Api menghangatkan tapi jangan terlalu dekat luka bakar
selalu terasa menyakitkan

Menurutmu cinta adalah jawaban akhir dari segalanya
Penolakan bukan vonis mati bagi terdakwa, bagiku
seperti kebangkitan setelah mati
Awal cerita barulah dimulai

Jika kau bersikeras anggaplah cupid
membidikkan panah tidak tepat pada sasarannya
Bila masih sulit untuk percaya,
basuhlah muka, hiruplah
napas dalam,dan pejamkan mata,
jalan ini masih panjang
untuk ditempuh

sent by dye on Tue, 20 Jun 2006 02:56:52

Pantai Panarikan

Photobucket - Video and Image Hosting

Sunday, June 18, 2006

Biar Waktu...

apa kabarmu...
yang mengepak dan mengemasi
rinduku yang terberai?

Merentangkan waktu dalam sepiku
menangkupi rinduku untuk kubasuhkan dilukamu
Merindumu dalam tiap tarikan nafasku

Sesaat saja biarkan aku
menyandarkan penat luka kemarin
Dan selanjutnya......
Biarkan waktu yang mengaturnya untukku dan untukmu..

Selamat Ulang Tahun

wajahmu memantul selalu di cermin-cermin sepiku,
kelabu tawamu berderai di kesunyian
menapaki jejak-jejak kenangan
malam menghantarkan senyummu gelayuti mimpiku, pilu

kau berjalan lincah, cerah menarikan lagu sendu, merdu
kau datang saat fajar, mengecupku dengan ucapan
selamat ulang tahun

cermin, mimpi, selamat ulang tahunmu
mengisi pojok-pojok di relung palungku
waktu masih akan memutar gerakmu,
tawamu, candamu, senyummu

kau mensejarah
mengisis sisi kosong di sebuah ruang tak bernama
maka cepatlah kau menjadi sang malaikat
yang terbang dengan sayap-sayap


by dye Wed, 15 Feb 2006 :) tenkiyu f ur poem in my day so sweet:) luv u

beautiful sunset

Photobucket - Video and Image Hosting

Dan lelaki kecil itu berkeputusan.....

Apakah ini persinggahan?
Kuputuskan tinggal disini
biar tiap kali bisa memandang
bunga-bunga di taman yang kau rancang
Dan bunga-bunga di wajahmu,
kemekaran tak layu-layu
bukankah itu menjauhkanmu dari pilu?

Dirumah yang kau gambar
sukacita kutebar
sebuah masa kelak
dalam hingar bunga-bunga
kita saksikan
anak-anak lahir
tumbuh, dewasa
lalu kita
siap ditinggalkan
tapi tetap berdua
...sesuatu yang sudah sempurna sejak mula...

Dan aku
terus di sini
sampai tenggelam
di matamu
menyusupi tubuhmu
menguap
menjelma rama-rama
setia menghingapi bunga
*Dari novel “Akademos” oleh Bagus Takwin*

(sent by dye Tue, 23 May 2006 03:53:06)

Saturday, June 17, 2006

sky kanvas

Photobucket - Video and Image Hosting

Tak Kuucapkan Selamat Jalan

berdiri di pantai jauh sungai asing negeri orang
tak ada lagi bayanganmu di sisiku di jembatan
dan aku masih harus menyongsong matahari mengepit
kenang bagai keharusan arus mencari muara dan laut
menggelombang yang masih tinggallah tentu yang kemudian bicara
di apakan ini panji, panjimu!

merentang masih jalan jarak tak terukur kilometer
kaupun tahu masih kulihat di atasnya tanda tapak dan jejakmu
dahulu sementara yang dituju masih sejauh langit dan rindumu
yang terputus masih saja kudengar di kuik camar
menarung kabut kelabu

yang masih tinggallah tentu yang kemudian
patut jadi rajawali ditagih tekadnya untuk ke ujung!

masih pagi sebenarnya ketika ajal menjemput tiba-tiba
datang sementara kita sibuk menghitung dan merancang sebagai
pemenang sekalipun ketiba-tibaan memang masuk sudah di bujet
tak terduga

yang masih tinggallah tentu
yang patut mengaca hingga kuasa memetik matahari!

dari jembatan ini jembatan impian
aku memandang arus mencoba mencari wajahmu
yang kudapatkan hanyalah gerak dan gerak sebagai abadi
yang tak binasa dari kita cuma cinta dan mimpi

sambil merunduk mengucapkan kata penghabisan
kucoba jaga yang tak binasa itu menegaskan langkah
mencari cahaya

telah aku nyalakan api
telah aku rambah jalan
telah aku tunjuk matahari
selanjutnya kau jadikan karya buku catatan

jika yang tinggal paham arti cinta dan mimpi
hari ini tak ada yang mengucapkan kata perpisahan
biar ia binasa dimakan jaman

Perempuan Yang Bernama Senja

perempuan yang bernama senja
memelihara sunyi dalam kepekatan mata
kemilau rambutnya, warnai luka
cahaya mentari sejuk membelai halus wajahnya
perempuan yang bernama senja
menyimpan sunyi untuk dirinya

Moyank, dye Fri, 6 Jan 2006 01:51:24

Friday, June 16, 2006

aku Ingin

Aku ingin
Mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat disampaikan kayu
Kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yag tak sempat disampaikan awan
Kepada hujan yang menjadikannya tiada
(Sapardi Djoko Damono sent by dye Sun, 28 May 2006 11:37:55)

Saturday, June 03, 2006

Pointe Dagon

Photobucket - Video and Image Hosting

lelaki yang dicintai bidadari

tadi malam kupelajari irama kepak sayapmu
agar tak terlambat ketika harus kujemput kau di langit
ketujuh

tadi malam kutemukan sisa-sisa bulu sayapmu
putih dan basah, mungkin ada air mata yang tumpah

kepada malam, kuberikan sebuah gumam:
akulah lelaki yang dicintai bidadari
kaukah bidadari itu?

by Hasan Aspahani (Wed, 31 May 2006 03:01:53, by dye)

kemarin, hari ini dan esok....

perjalanan hidup tak lepas dari
kemarin, hari ini, dan esok....
aku ingin memilikimu untuk hari ini
dan esok....

sementara kemarin...
biarkan tetap jadi bagian hidupmu
yang tak lekang dan mati...
kemarin tetaplah jadi lembaran catatan harian
hidupmu.......

aku ingin milikimu untuk hari ini dan esok...
itu saja........

between

Photobucket - Video and Image Hosting

akankah hidup tetap jadi milikku?

Denting kecapi sunyi terdengar lagi
dawainya berdebu

Ranggas pohon di pinggir danau
berkaca di bening air
apakah setelah musim berganti
ku kan hidup kembali?

Dan setelah kumiliki hidup
akankah hidup tetap menjadi hidupku?

How To Love Someone

It's sharing and caring
Giving and forgiving
Loving and being loved
Walking hand in hand
Talking heart to heart
Seeing through each other's eyes
Laughing together
Weeping together
Praying together
And always trusting
And believing
And thinking GOD
For love that is shared
For each other...
Is a beatiful thing...
It enriches the soul
And makes the heart sing!

Bidadari di Kesunyian

Sgala damai datang saat dia menjelang
Kurasakan lagi sejuk di peluknya
Halus tutur kata yang slalu tercipta
Mengundang naluri untuk sandarkan letihku

Sgala hampa datang saat dia menghilang
Tak pernah berharap datangnya lagi bidadari
Dia datang cepat di saat yang tak tepat
Kuharap ada yang mengerti mengapa begini

Reff :
Dia bidadari di kesunyian
Di gelapnya malam, isi sepi
Meski peran itu mungkin ungkapkan
Kesunyian hati kita berdua saat ini

Dia masih saja tampakkan senyumnya
Meski bumi yang dia pijak lelahkan langkahnya
Belum cukup rasa yang kini tercipta
Baru saja dia disini wanginya masih tertinggal

By Ahmad Dani